jam


Breaking News

Rabu, 27 Agustus 2014

Animasi Komputer

1. Pengertian Animasi Komputer



Animasi komputer adalah seni menghasilkan gambar bergerak dengan sendirinya, melalui penggunaan komputer (merupakan bagian dari bidang komputer grafik dan animasi). Animasi computer juga dapat diartikan sebagai proses atau teknik yang digunakan untuk menghasilkan gambar statis ataupun dinamis menjadi satu animasi dengan menggunakan computer grafis untuk tujuan mengotomatisasi sebagian proses dalam pembuatan animasi, termasuk gelap-terang, dan pewarnaan. Campur tangan dari animator sangat diperlukan dalam hal ini.
 Animasi semakin banyak dihasilkan melalui grafik komputer 3D, walaupun grafik komputer 2D masih banyak ada. Terkadang sasaran animasi adalah komputer itu sendiri, sasaran lain adalah perantaraan lainnya, seperti film 
Untuk menghasilkan gambar pergerakan, image dipaparkan pada screen komputer dan diganti dengan imagebaru yang seiras gambar sebelumnya dengan pantas. Teknik ini serupa dengan bagaimana gambar bergerak dihasilkan melalui televisi dan filmAnimasi komputer 3D pada asasnya merupakan pengganti digit bagi seni animasi 







2. Perkembangan Animasi 






Animasi berasal dari bahasa yunani “anima” yang berati hidup, makna harfiah dari animasi adalah memberikan kehidupan atau sifat mahluk hidup pada benda mati. Secara definisi animasi adalah film yang berasal dari pengolahan gambar tangan sehingga menjadi gambar yang bergerak. Pada  perkembanganya animasi berarti :
·                     Suatu sequence atau rangkaian gambar yang di ekspos pada tenggang waktu tertentu sehingga tercipta sebuah ilusi gambar bergerak.
·                     Memproduksi ilusi gerak dalam film/video dengan foto ataupun merekam dengan serangkaian frame tungal yang menunjukkan perubahan pada posisi dari subjek yang ditunjukkan dengan rangkaian gambar bergerak, sehingga memberikan sebuah ilusi akan gambar yang bergerak.
Sebenarnya, sejak zaman dulu, manusia sudah mulai melakukan teknik animasi, yakni dengan mencoba “menganimasi” gerak gambar binatang. Hal itu terungkap oleh penemuan para ahli purbakala di gua Lascaux di Spanyol Utara, yang sudah berumur 200.000 tahun lebih. Di dinding gua itu, mereka menemukan gambar binatang dengan jumlah kaki delapan yang posisi badannya tengah bertumpuk-tumpuk. Di duga, dulu manusia purba yang hidup di gua itu telah membuat semacam “gambar bergerak” dengan cara menumpuk-numpuk gambar atau sketsa binatang.
Di belahan bumi yang lain, di Mesir, ada gambar para pegulat sedang bergumul yang susunannya berurutan pada dinding. Para arkeolog memperkirakan dekorasi di dinding itu dibuat oleh orang-orang Mesir kuno pada tahun 2000 sebelum Masehi.
Sementara di Jepang, para arkeolog menemukan gulungan lukisan kuno yang memperlihatkan suatu alur cerita yang hidup, yang diperkirakan dibuat pada masa Kerajaan Heian, yakni sekitar tahun 794-1192.
Sedangkan di Eropa, pada abad ke-19 sudah muncul mainan yang disebut Thaumatrope. Mainan ini berbentuk lembaran cakram tebal yang di permukaannya terdapat gambar burung dalam sangkar. Kedua sisi kiri dan kanan cakram tersebut diikat dengan seutas tali. Bila cakram tebal itu dipilin dengan tangan, maka gambar burung itu akan tampak bergerak. Dengan demikian, mainan ini bisa dikategorikan sebagai animasi klasik. 

Persistence of Vision
Tidak lengkap jika kita membicarakan animasi namun tidak mengetahui bagaimana sebuah animasi dapat menipu mata kita dengan ilusi gambar bergerak pada media yang diam. Semua berawal dari hal yang disebut sebagai   Persistence of Vision (pola penglihatan yang teratur).  Seorang astronom dari Yunani, Ptolemy yang menemukan prinsip ini 130 M, prinsip ini telah berkembang sejak saat itu mencakup observasi terhadap anatomi serta prilaku mata manusia. Kita akan mencoba menjelaskan bagaimana hal tersebut dapat membuat sebuah animasi terwujud.  Retina mata kita menangkap dan menyimpan sebuah proyeksi gambar selama 1/10 detik sebelum ia dapat memproses proyeksi  selanjutnya. Jika  kita mengganti sebuah urutan gambar dengan kecepatan 1/10 detik atau lebih, maka  otak kita akan mengira bahwa kita sedang melihat hanya sebuah gambar yang bergerak. Jumlah  frame per detik yang ditampilkan (FPS/Frame Per  Second) berhubungan langsung dengan kehalusan pergerakan yang dihasilkan. Jika FPS terlalu sedikit maka gambar yang dihasilkan akan nampak putus-putus sedangkan jika FPS terlalu banyak akan menghasilkan gambar yang kabur.

Sejarah Animasi

Tidak ada seorang pun yang bisa disebut sebagai “pembuat” film animasi, sampai munculnya beberapa orang yang bekerja dalam projek-projek yang bisa disebut juga sebagai sebuah animasi di dalam waktu yang sama.


Georges Méliès adalah pembuat special-effects dalam film. Secara umum dia adalah orang pertama yang menggunakan animasi sebagai teknik dalam membuat special-effect. Dia menemukan teknik tersebut secara ketidak sengajaan yaitu, dengan menghentikan kamera berjalan untuk mengganti sesuatu di dalam suatu adegan, kemudian melanjutkan untuk dijalankan kembali. Tekhnik ini kemudian dinamakan sebagai tekhnik animasi stop motion. Beliau menemukan teknik ini secara tidak sengaja ketika kamera dia rusak saat dia sedang merekam sebuah bus yang sedang lewat. Setelah dia memperbaiki kameranya, ada mobil yang kebetulan lewat ketika Beliau memutar ulang film tersebut, hasil akhirnya dia dapat membuat bus bertransformasi menjadi sebuah mobil jenazah. Ini adalah salah satu penemuan besar dalam dunia animasi.
Salah sata hasil dari tekhnik stop motion adalah iklan yang dibuat oleh seseorang berkebangsaan Inggris yang bernama Arthur Melbourne Cooper. Karya beliau bernama Matches:An Appeal (1899). Dibuat untuk perusahaan korek api yaitu, Bryant and May Matchsticks Company, dengan adanya unsur stop motion mengenai korek api yang saling bergabung membuat sebuah tulisan yang berisi pesan berunsur patriotis di atas sebuah black board (papan tulis hitam).
J. Stuart Blackton mungkin adalah orang Amerika pertama yang menjadi pionir dalam menggunakan teknik stop motion animation. Beberapa film yang telah diciptakannya dengan menggunakan teknik ini adalah  The Enchanted Drawing (1900) dan Humorous Phases of Funny Faces (1906).
Kemudian ada lagi seorang artist dari Perancis yang bernama Émile Cohl , mulai membuat kumpulan gambar-gambar kartun dan membuat film berjudul Fantasmagorie. Film ini mengenai gambar orang dengan berciri-ciri mempunyai badan dan alat gerak berbentuk garis, atau yang kita sebut “stick figure”, karakter tersebut dan meliputi seluruh perubahan gerakan yang dibuat oleh objek, seperti botol wine berubah menjadi sebuah bunga. Film itu dibuat dengan cara setiap frame kertas digambar kemudian seluruh frame diubah ke dalam bentuk film negatif, yang memberikan tampilan blackboardkepada gambar. Ini membuat Fantasmagorie menjadi film animasi pertama yang dibuat dengan tekniktraditional (hand drawn) animation.
 Seiring dengan kesuksesan Blackton dan Cohl, banyak artist lainnya yang mulai bereksperimen dengan animasi. Salah satunya adalah Winsor McCay, kartunis koran (newspaper cartoonist) yang sukses, yang membuat animasi yang detail yang membutuhkan sekelompok artist dan memberikan perhatian yang seksama untuk bagian detail. Setiap frame digambar di atas kertas; yang tanpa terkecuali membutuhkan latar belakang dan karakter yang digambar ulang dan diberi animasi.  Di antara film McCays yang ternama antara lain, Little Nemo (1911), Gertie The Dinosaur (1914) danThe Sinking of The Lusitiana (1918).
Suatu produksi untuk film animasi pendek, atau yang sehari-hari disebut juga kartun, industrinya bisa berdiri sendiri di tahun 1910 dan kartun pendek diproduksi kemudian dipublikasikan lewat teater. Produser yang berjaya di masa awal salah satunya juga adalah John Randolph Bray bersama dengan seorang animator yaitu, Earl Hurd, yang mematenkan proses cel animation yang mendominankan industri animasi selama sisa dekadenya.

El Apóstol (salam bahasa Inggris: “The Apostle”) film animasi  Argentina yang dibuat di tahun 1917.

Selanjutnya, setelah teknologi komputer berkembang, bermunculan  animasi yang dibuat dengan teknologi komputer. Animasi itu macam-macam jenisnya. Ada yang  2 dimensi (2D) dan 3 dimensi (3D). Pada animasi 2D, figur animasi dibuat dan diedit di komputer dengan menggunakan 2D bitmap graphics atau 2D vector graphics. Sedangkan 3D lebih kompleks lagi karena menambahkan berbagai efek di dalamnya seperti efek percahayaan, air dan api, dan sebagainya.
Animasi komputer mulai terkenal semenjak munculnya film Pixar yaitu Toy Story (1995), film animasi pertama yang menggunakan teknik ini.         
Tokoh yang dianggap berjasa besar mengembangkan film animasi adalahWalt DisneyWalt Disney banyak menghasilkan karya fenomenaliMickey Mouse, Donald Duck,Pinokio, Putri Salju, dan lainnya. Walt Disney pulalah yang pertama membuat film animasi bersuara.  Yakni,  film Mickey Mouse yang diputar perdana di Steamboat Willie di Colony Theatre,New York pada 18 November 1928.Walt Disney juga menciptakan animasi berwarna pertama yakni, Flower and Trees yang diproduksi Silly Symphonies di tahun 1932.






Film animasi merambah pula ke negara-negara Asia. Jepang misalnya juga telah mengambangkan film animasi sejak tahun 1913 dimana pada waktu itu dilakukan eksperimen animasi pertama dibuat oleh Shimokawa Bokoten, Koichi Junichi, dan Kitayama Seitaro pada tahun 1913. Selanjutnya, animasi di Jepang mengikuti pula perkembangan animasi di Amerika Serikat seperti dalam hal penambahan suara dan warna. Dalam perkembangan selanjutnya, kedua negara ini banyak bersaing dalam pembuatan animasi. Amerika dikenal dengan animasinya yang menggunakan teknologi yang canggih dan kadang simpel. Sedangkan animasi Jepang mempunyai jalan cerita yang menarik.

Di tahun 2008, pasar animasi berharga sejumlah 68,4 Miliyar Dollar Amerika.                                 

Beberapa film Animasi Kompter Favorit






1. Up adalah sebuah film animasi produksi Pixar Animation Studios yang didistribusikan oleh Walt Disney Pictures. Ceritanya mengenai lansia yang berstatus duda bernama Carl Fredricksen dan seorang wilderness explorer yang bernama Russell. Dengan mengikat ribuan balon ke rumahnya, 78 tahun  Carl pergi berpetualang untuk memenuhi mimpinya untuk melihat kehidupan belantara di Amerika Selatan. Dan dia harus memenuhi suatu janji yang dia buat kepada almarhumah istri tercintanya. Up diputar perdana pada 29 Mei 2009 dalam Cannes Film Festival, dan mencatat sejarah sebagai film animasi pertama yang diputar dalam acara tersebut.




2. Coraline adalah sebuah film animasi Amerika Serikat tahun 2009 yang diputar lewat 3D. Film ini diadaptasi dari novel yang berjudul yang sama oleh Neil Gaiman. Film ini diisisuarakan oleh Dakota Fanning sebagai Coraline Jones dan Teri Hatcher sebagai Mel Jones dan disutradarai oleh Henry Selick. Coraline meraih nominasi Film Animasi Terbaik dalam Academy Award


2010, tapi gagal oleh Up.




3. WALL•E adalah sebuah film animasi yang diproduksi oleh Pixar Animation Studios dan dirilis oleh Walt Disney Pictures. Tokoh utama dalam film ini adalah sebuah robot yang bernama WALL•E. Film ini dirilis pada tanggal 27 Juni 2008.[3] Film yang disutradarai oleh Andrew Stanton. Ceritanya tentang robot yang bernama WALL-E yang ddesain untuk membersihkan sampah yang menyelimuti bumi di masa depan. WALL-E jatuh cinta kepada robot bernama EVE, yang juga mempunyai misi terprogram, dan WALL-E pun mengikutinya sampai ke ruang angkasa dan mendapati petualang yang bisa mengubah takdir antara kaumnya dan para manusia. Keua robot tersebut mempunyai keinginan dan emosi yang mirip dengan manusia.

4. Toy Story 3 adalah sebuah film animasi produksi oleh Pixar yang ditayangkan pada tahun 2010 dalam bentuk Film 3D. Film ini merupakan sekuel dari seri film Toy Story dan merupakan sekuel terakhir yang akan dipublikasikan. Pada hari pertama peluncuran film ini, reaksinya sangat dahsyat. Film ini berhasil mengantongi $41 juta hanya dari hari pertama pemutarannya saja, dan dalam tiga hari berhasil mendapatkan $109 juta. Plot cerita ini memfokuskan kepada para mainan seperti Woody, Buzzlightyear, dan mainan lainnya yang sedang menghadapi masa depan yang tidak pasti setelaah mengetahui pemiliknya akan pergi ke college.

5. Finding Nemo adalah sebuah film animasi grafik komputer buatan Amerika Serikat yang meraih penghargaan Academy Award. Dirilis pada 30 Mei 2003 di Kanada dan Amerika Serikat. Pemain utamanya ialah Albert Brooks, Ellen DeGeneres, Alexander Gould, Willem Dafoe, dan masih banyak lagi. Sutradaranya ialah Andrew Stanton. Menceritakan tentang ikan clownfish yang terlalu over protective, Marlin, bersama dengan ikan regal tang bernama Dory, mencari anaknya Nemo yang diculik ke Sydney Harbour. Selama perjalanan, Marlin belajar untuk berani mengambil resiko dan membiarkan Nemo untuk bisa mengurus dirinya sendiri.

6. The Incredibles adalah sebuah film animasi garapan sutradara Brad Bird tahun 2004. Film ini merupakan film animasi keenam produksi Studio Animasi Pixar yang dikeluarkan oleh Walt Disney Pictures dan dirilis oleh Buena Vista Distribution di Amerika Serikat pada 5 November 2004, di Kerajaan Bersatu dan Irlandia pada 26 November 2004. DVD-nya yang terdiri dari dua keping dirilis pada 15 Maret 2005 di Amerika Serikat. Ceritanya mengenai sebuah keluarga yang hidup dipinggiran kota yang tenang, dan berkewajiban untuk menyembunyikan kekuatan mereka. Ketika kerinduan sang Ayah, Bob Parr, kepada masa kejayaannya dan menolong orang-orang yang lemah membuatnya terbawa ke situasi dimana dia bertemu dengan penjahat yang jenius bersama dengan robot pembunuhnya, kemudian seluruh keluarganya jadi terseret ke situasi dengan tujuan untuk menyelamatkan dunia.

7. Cars adalah sebuah film animasi yang diproduksi Pixar Animation Studios dan dirilis oleh Walt Disney Pictures pada 9 Juni 2006. Film ini disutradarai oleh John Lasseter. Yang ceritanya bertemakan di dunia dimana mobil dan kendaraan lain sejenisnya bisa melakukan aktivitas seperti hampir selayaknya manusia

8. Ice Age: Dawn of the Dinosaurs adalah sebuah film animasi CGI bernuansa komedi yang dibuat oleh Blue Sky Studios dan dirilis oleh 20th Century Fox. Ceritanya mengenai tiga hewan mamalia paleolitik mencoba untuk membawa seorang bayi hilang kepada orang tuanya.

9. Shrek merupakan sebuah film animasi buatan Amerika Serikat yang disutradarai oleh Andrew Adamson dan Vicky Jenson. Diadaptasi dari sebuah buku dongeng bergambar yang berjudul Shrek!karya William Steig pada tahun 1990. Film ini diproduksi oleh DreamWorks Animation

10. A Bug's Life adalah sebuah film animasi grafik komputer buatan Amerika Serikat, yang diproduksi oleh Pixar Animation Studios dan dirilis oleh Walt Disney Pictures dan Buena Vista Distribution di Amerika Serikat pada tanggal 25 November 1998. A Bug's Life adalah film animasi kedua yang dibuat oleh Disney/Pixar, film ini juga merupakan film animasi ketiga setelah Toy Story dan Antz

Perkembangan Animasi Di Indonesia
Bagaimana dengan perkembangan Animasi di Indonesia sendiri? Pada tahun 1980-an, ada film animasi produk Indonesia yang jadi serial Televisi yaitu si Huma yang menjadi favorit anak-anak pada masa itu. Tahun 2004, merupakan sejarah bagi per-Animasian Indonesia dengan dibuatnya film cerita panjang animasi 3D pertama oleh Studio KasatMata Jogja bekerja sama dengan Kelompok Visi Anak Bangsa Pimp. Garin Nugroho, membuat film animasi 3D “Homeland” dengan sutradara Gangsar Waskito.                                      

Sumber : http://labsky2012.blogspot.com/2012/09/tugas-5-perkembangan-animasi_22.html







3. PRINSIP KERJA ANIMASI




Cara kerja animasi komputer dimulai dari Pra-produksi (konsep, skenario, pembentukan karakter, storyboard,dubbing awal, musik dan sound FX). Selanjutnya proses Produksi (lay outkey motionin betweenBackground,scanning, dan pewarnaan). Proses terakhir adalah Post-produksi (compo­siteeditingrendering, pemindahan film kedalam berbagai media berupa VCD, DVD, VHS dan lainnya). Proses-proses tersebut dilakukan seseorang dengan banyak bantuan komputer, teknik animasi sel yang diadopsi dalam animasi komputer, selanjutnya kertas gambar dalam pembuatan sebelumnya diprogram menjadi frame di komputer, jadi yang semula kumpulan gambar menjadi kumpulan frame.






4. EFEK ANIMASI KOMPUTER



Menambah Efek Animasi Pada Objek
Objek-objek pada slide dapat diberi efek animasi supaya terlihat menarik.langkah untuk membuat animasi pada objek adalah sebagai berikut:
  • Tampilkan slide dimana objek yang akan diberi efek animasi berada
  • Klik menu Slide Show dan klik Custom Animation untuk menampilkan panel Custom Animation.
  • Pilih Objek yang akan diberi efek animasi pada slide
  • Pada Panel Custom Animation klik Add Effect untuk menampilkan Daftar folder kelompok animasi objek dan tunjuk folder dimana pilihan animasi yang akan digunakan untuk menampilkan daftar pilihan animasi seperti terlihat pada gambar dibawah.
  • Klik Pilihan animasi yang akan digunakan pada objek.Objek yang dipilih pada slide terlihat beranimasi sesuai dengan pilihan animasi tersebut.Pada bagian tengah panel Custom Animation terlihat kotak yang menampilkan daftar objek yang telah diberi efek animasi beserta nomor urut pemberian animasi pada objek di dalam slide.
  • Lakukan pemberian animasi pada objek-objek lain pada slide.
Sumber : http://privatkom.blogspot.com/2010/05/menambah-efek-animasi.html

5. Teknik Pembuatan Animasi Komputer



Teknik pembuatannya animasi dibedakan menjadi sepuluh jenis yaitu : animasi cel, animasi frame, animasi sprite, animasi path, animasi spline, animasi vektor, animasi clay, morphing, animasi digital dan animasi karakter. Pengertiannya :




1.animasi cel

Animasi cel berasal dari kata “celluloid”, yaitu bahan dasar dalam pembuatan animasi jenis ini ketika tahun-tahun awal adanya animasi. Animasi cel merupakan lembaran-lembaran yang membentuk animasi tunggal, masing-masing cel merupakan bagian yang terpisah sebagai objek animasi. misalnya ada tiga buah animasi cel, cel pertama berisi satu animasi karakter, cel kedua berisi animasi karakter lain, dan cel terakhir berisi latar animasi. Ketiga animasi cel ini akan disusun berjajar, sehingga ketika dijalankan animasinya secara bersamaan, terlihat seperti satu kesatuan. Contoh animasi jenis ini adalah film kartun seperti Tom and Jerry, Mickey Mouse dan Detectif Conan.



2.animasi frame
Animasi frame merupakan animasi yang paling sederhana, dimana animasinya didapatkan dari rangkaian gambar yang bergantian ditunjukan, pergantian gambar ini diukur dalam satuan fps (frame per second). Contoh animasi ini adalah ketika kita membuat rangkaian gambar yang berbeda pada tepian sebuah buku, kemudian kita buka buku tersebut sedemikian rupa menggunakan jempol, maka gambar akan terlihat bergerak. Dalam Macromedia Flash, animasi ini dibuat dengan teknik animasi keyframe, teknik ini sering digunakan untuk mendapatkan animasi objek yang tidak bisa didapatkan dengan teknik animasi tween, teknik animasi path dan teknik animasi script.

3.animasi sprite
Pada animasi ini setiap objek bergerak secara mandiri dengan latar belakang yang diam, setiap objek animasi disebut “sprite”. Tidak seperti animasi cel dan animasi frame, setiap objek dalam animasi sprite bergerak tidak dalam waktu bersamaan, memiliki besar fps yang berbeda dan pengeditan hanya dapat dilakukan pada masing-masing objek sprite. Contoh animasi ini adalah animasi rotasi planet, burung terbang dan bola yang memantul. Penggunaan animasi jenis ini sering digunakan dalam Macromedia Director.

4.animasi path
Animasi path adalah animasi dari objek yang gerakannya mengikuti garis lintasan yang sudah ditentukan. Contoh animasi jenis ini adalah animasi kereta api yang bergerak mengikuti lintasan rel. Biasanya dalam animasi path diberi perulangan animasi, sehingga animasi terus berulang hingga mencapai kondisi tertentu. Dalam Macromedia Flash, animasi jenis ini didapatkan dengan teknik animasi path, teknik ini menggunakan layer tersendiri yang didefinisikan sebagai lintasan gerakan objek.

5.animasi spline
Pada animasi spline, animasi dari objek bergerak mengikuti garis lintasan yang berbentuk kurva, kurva ini didapatkan dari representasi perhitungan matematis. Hasil gerakan animasi ini lebih halus dibandingkan dengan animasi path. Contoh animasi jenis ini adalah animasi kupu-kupu yang terbang dengan kecepatan yang tidak tetap dan lintasan yang berubah-ubah. Dalam Macromedia Flash, animasi jenis ini didapatkan dengan teknik animasi script, teknik ini menggunakan action script yang membangkitkan sebuah lintasan berbentuk kurva dari persamaan matematis.

6.animasi vektor
Animasi vektor mirip dengan animasi sprite, perbedaannya hanya terletak pada gambar yang digunakan dalam objek sprite-nya. Pada animasi sprite, gambar yang digunakan adalah gambar bitmap, sedangkan animasi vektor menggunakan gambar vektor dalam objek sprite-nya. Penggunaan vektor ini juga mengakibatkan ukuran file animasi vektor menjadi lebih kecil dibandingkan dengan file animasi sprite.

7.morphing
Morphing adalah mengubah satu bentuk menjadi bentuk yang lain. Morphing memperlihatkan serangkaian frame yang menciptakan gerakan halus dari bentuk pertama yang kemudian mengubah dirinya menjadi bentuk yang lain. Dalam Macromedia Flash animasi jenis ini dilakukan dengan teknik tweening shape.

8.animasi clay
Animasi ini sering disebut juga animasi doll (boneka). Animasi ini dibuat menggunakan boneka-boneka tanah liat atau material lain yang digerakkan perlahan-lahan, kemudian setiap gerakan boneka-boneka tersebut difoto secara beruntun, setelah proses pemotretan selesai, rangkaian foto dijalankan dalam kecepatan tertentu sehingga dihasilkan gerakan animasi yang unik. Contoh penerapan animasi ini adalah pada film Chicken Run dari Dream Work Pictures. Teknik animasi inilah yang menjadi cikal bakal animasi 3 Dimensi yang pembuatannya menggunakan alat bantu komputer.

9.animasi digital
Animasi digital adalah penggabungan teknik animasi cell (Hand Drawn) yang dibantu dengan komputer. Gambar yang sudah dibuat dengan tangan kemudian dipindai, diwarnai, diberi animasi, dan diberi efek di komputer, sehingga animasi yang didapatkan lebih hidup tetapi tetap tidak meninggalkan identitasnya sebagai animasi 2 dimensi. Contoh animasi jenis ini adalah film Spirited Away dan Lion King.

10.animasi karakter
Animasi karakter biasanya digunakan dalam film kartun berbasis 3 dimensi, oleh karena itu ada juga yang menyebutnya sebagai animasi 3D. Pada animasi ini setiap karakter memiliki ciri dan gerakan yang berbeda tetapi bergerak secara bersamaan. Dalam pengerjaannya, animasi jenis ini sangat mengandalkan komputer, hanya pada permulaan saja menggunakan teknik manual, yaitu pada saat pembuatan sketsa model atau model patung yang nantinya di-scan dengan scanner biasa atau 3D Scanner. Setelah itu proses pembuatan objek dilakukan di komputer menggunakan perangkat lunak 3D modelling and animation, seperti Maya Unlimited, 3ds max dan lain sebagainya. Setelah itu dilakukan editting video, penambahan spesial efek dan sulih suara menggunakan perangkat lunak terpisah. Bahkan ada beberapa animasi dengan teknik ini yang menggunakan alam nyata sebagai latar cerita animasi tersebut. Contoh animasi dengan teknik ini adalah Film yang berjudul Finding Nemo, Toy Story dan Moster Inc.

Sumber : http://ozygazebo.blogspot.com/2012/04/teknik-pembuatan-animasi.html




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Designed By VungTauZ.Com